Senin, 19 Juni 2017 - 10:47:39 WIB
MANUSIA ALLAH
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ibadah Raya - Dibaca: 137 kali

MANUSIA ALLAH

Manusia Allah berbeda dengan manusia yang biasa (manusia pada umumnya). Manusia biasa di dalamnya hanya terdapat unsur manusia biasa (roh, jiwa dan tubuh) dan umunya rentan terhadap dosa. Tetapi manusia Allah memang masih terdapat unsur manusia (roh yang sudah dibaharui, jiwa dan tubuh), tetapi juga terdapat unsur Allahi/Illahi di dalamnya, yaitu Roh Allah yang berdiam di dalam dirinya. Status baru sebagai manusia Allah ini kita dapatkan ketika kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita atau ketika kita mengalami kelahiran baru (lahir dari Allah) (1 Yohanes 5:1).

Raja Daud adalah salah satu contoh manusia Allah dalam Perjanjian Lama. 1 Samuel 16:13 berkata, “Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud”. Biasanya dalam Perjanjian Lama, seseorang yang dipenuhi oleh Roh Kudus, maka dia akan menjadi MANUSIA LAIN dalam isitilah kita sekarang ini adalah MANUSIA ALLAH, seperti yang pernah terjadi kepada Saul (1 Samuel 10:6). Jadi Saul pernah menjadi manusia Allah, tetapi karena ketidaktaatannya, maka Roh Allah yang berdiam dalam diri Saul undur dari padanya (1 Samuel 16:14). Zkaharia 4:6 berkata, “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam”. Jadi yang membuat seseorang berubah menjadi manusia Allah adalah Roh Allah yang ada dalam diri kita.

Sejak Daud menjadi manusia Allah:
1. Daud tinggal di istana dan menjadi pelayan Saul (naik level)
2. Daud mampu mengusir roh jahat yang ada dalam diri Saul
3. Daud mampu mengalahkan raksasa Goliat (be a giant killer)
4. Daud selalu berkemenangan atas semua peperangan yang dia hadapi, sehingga bangsa Israel bebas dari penguasaan bangsa-bangsa lain.
5. Daud menjadi raja atas Yehuda dan juga Israel
6. Daud cepat sadar akan dosa dan kesalahannya.

Daud pernah berdosa terhadap Tuhan, dan dalam penyesalannya, ia berkata kepada Tuhan, “Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku”. (Mazmur 51:12-13).

Seluruh jemaat GPI Petra, kita semua adalah manusia Allah, dalam diri kita ada Roh Allah yang membuat kita kuat dan perkasa mengalahkan dosa dan semua pergumulan hidup.

By: Pdm.Rapi Gultom




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)