Senin, 04 September 2017 - 11:43:54 WIB
MANUSIA ALLAH - MEMILIKI JIWA YANG LAIN
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ibadah Raya - Dibaca: 162 kali

MANUSIA ALLAH -
MEMILIKI JIWA YANG LAIN
(SPIRIT OF EXCELENNCE)

Salah satu ciri-ciri man of God adalah memiliki jiwa yang lain (spirit of Excellence), karena dia bukan manusia biasa. Bilangan 14:24, Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. Bilangan 14:38, Tetapi yang tinggal hidup dari orang-orang yang telah pergi mengintai negeri itu hanyalah Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune.

Beberapa contoh tokoh Alkitab Perjanjian Lama yang memiliki jiwa yang lain:
• Yosua dan Kaleb memiliki jiwa yang lain (“ROH YANG LUAR BIASA”)
dengan keberanian iman luar biasa dengan memiliki keyakinan akan menang mengalahkan para raksasa penduduk Kanaan.
• Musa, Daud, Nehemia, Paulus memiliki ROH SUKACITA YANG LUAR BIASA.
• Yusuf memiliki ROH KEKUDUSAN di tengah bujukan isteri Potifar yang kesepian
• Daniel memiliki ROH YANG LUAR BIASA dalam hal KEBENARAN. Ia tidak bersalah di hadapan raja dan Tuhan,
ia tetap teguh menjalankan ibadahnya
• Sadrakh, Mesakh dan Abednego memiliki ROH YANG LUAR BIASA dalam hal komitmen untuk terus beribadah kepada Tuhan
sekalipun menghadapi ancaman mati dibakar hidup-hidup.
• Kita juga bisa memiliki ROH YANG LUAR BIASA,
karena Roh itu sudah ada dalam hidup kita sejak kita menerima Yesus sebgai Tuhan dan Juruselamat.

TUHANLAH YANG MEMBUAT BERHASIL
Pernahkah Anda melihat bahwa ada orang yang selalu gagal dalam hidupnya. Bekerja di satu tempat, namun belum lama bekerja sudah keluar dari tempat pekerjaannya. Memulai usaha, namun usahanya tutup alias bangkrut. Menjalin hubungan kasih dengan lawan jenis, namun tidak sampai kepada pernikahan, dan sebagainya. Sebaliknya ada seseorang yang kelihatannya selalu berhasil dalam karir, study, bisinis/usaha.
Mengapa ada orang yang gagal dan mengapa ada orang yang sukses? Ternyata kesuksesan itu datangnya dari Tuhan. Tuhanlah yang membuat berhasil. Kejadian 39:3, Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya. 1 Samuel 18:14, Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab TUHAN menyertai dia.
Orang yang dibuat berhasil adalah orang yang HIDUP DI JALAN TUHAN. Mazmur 25:10, Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.
Berkat Tuhan ada di JALAN TUHAN. Hosea 4:10, siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini ; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya ; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
Jadi supaya kita menjadi orang yang sukses, kita harus menjadi menjadi pribadi yang unggul karena memiliki roh yang luar biasa (lain jiwanya) dan juga harus hidu di jalan Tuhan.

JALAN TUHAN YANG MENUJU KEBERHASILAN

Di atas sudah disebutkan bahwa keberhasilan itu datangnya dari Tuhan. Cara meraihnya adalah ketika kita berjalan di jalan Tuhan. Jalan Tuhan akan membawa kita kepada kesuksesan. Apa itu jalan Tuhan?

1. Jalan Tuhan itu kasih
Jalan Tuhan yang pertama adalah KASIH. 1 Yohanes 4:8, Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Gaya hidup mengasihi sesama akan membawa orang tersebut kepada kesuksesan. Kesukaan berbuat baik kepada orang lain memberi cahaya kepada perasaan-perasaan yang memancar melalui syaraf, mempercepat sirkulasi darah dan menyokong kesehatan tubuh.
Belaskasihan terkobar ketika kita melihat kebutuhan orang lain. Kalau hanya melihat kebutuhan kita sendiri, kita akan bertumbuh menjadi orang egois, mengasihi diri sendiri, mudah tersinggung dan minder. Ketika kita berbelaskasihan kepada orang lain, belaskasihan juga akan mengalir dengan melimpah dalam kita. Berjalanlah dengan tekun di jalan kasih itu, maka Anda akan sampai kepada kesuksesan.
Mazmur 112:5, Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya. Amsal 19:17, Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.

2. Jalan Tuhan itu Benar
Jalan Tuhan yang kedua adalah BENAR. Benar yang dimaksud di sini ialah kebenaran tentang hal-hal praktis dan menjadi norma yang seharusnya. Daniel adalah seorang tokoh Alkitab dalam Perjanjian Lama yang hidupnya mencapai kesuksesan yang maksimal karena dia hidup benar. Daniel 6:29, Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu. Walaupun dia hanya seorang Ibrani yang adalah budak di Babel dan yang hidup di perantauan. Daniel hidup benar, Daniel 6:4 menyebutkan bahwa ia memiliki roh yang luar biasa.
Kesalehannya, takut akan Tuhan, tekun berdoa, dan tentunya hidup benar, membuat beberapa orang iri hati dan memfitnah Daniel. Namun kisahnya justru terbalik dan menunjukkan bahwa Daniel tidak bersalah di hadapan raja dan Tuhan. (Daniel 6:21-23).
Mengapa Tuhan membuat Daniel berhasil? Karena Daniel hidup benar di hadapan Tuhan. Daniel memiliki spirit of excellence – hidup di jalan Tuhan. Hiduplah di jalan yang benar, maka Anda akan sampai kepada kesuksesan.
3. Jalan Tuhan itu Kudus
Jalan Tuhan yang ketiga adalah KUDUS. Ibrani 12:14, Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
Tuhan adalah pribadi yang kudus dan kekudusan adalah karakter-Nya. Jika hidup dalam kekudusan, kita hidup di jalan Tuhan, dan berhasil adalah dampaknya. Kudus berarti benci terhadap dosa, jijik terhadap kenajisan.
Yusuf, sama halnya dengan Daniel adalah perantau yang bahkan mengawali kariernya di Mesir sebagai budak. Ia mendapatkan kasih dari tuannya – Potifar – dengan menjadi orang kepercayaan dan kepala rumah tangga Potifar. Pada akhirnya Yusuf menjadi penguasa di Mesir, termasuk juga mengenakan cincin Firaun sebagai lambing kekuasaan yang sama dengan Firaun. Hasilnya seluruh orang Mesir harus taat kepada perintah Yusuf. Yusuf benar-benar meraih prestasi dan kesuksesan luar biasa, dimana orang Mesir sekalipun tidak ada yang mencapai hal itu (Kejadian 41:38-41).
Yusuf dikenal sebagai tukang mimpi (Kejadian 37:5-11) dan memiliki hikmat untuk menafsirkan mimpi (Kejadian 40,41). Karena hikmatnya itulah Firaun memberikan kepercayaan yang luar biasa (Kejadian 41:38-44). Hikmat Yusuf diberikan Tuhan. Sisi apa yang menonjol dari hidup Yusuf sehingga Tuhan memberinya hikmat? Kisah yang menononjol dari kehiupan Yusuf adalah kekudusanya. Kisah ini menjadi kisah yang legendaris dan sering dijadikan drama. Yusuf tetap mempertahankan kekudusannya sekalipun digoda oleh isteri Potifar yang senantiasa membujuknya hari demi hari untuk tidur dengannya.

Yusuf memiliki spirit of excellence, hidup di jalan Tuhan, dan menjalani hidupnya dengan kudus walaupun karena hal tersebut, ia difitnah oleh isteri Potifar dan masuk penjara. Namun di sanalah terbuka jalan untuk dikenal oleh raja.
Jalan kekudusan adalah jalan Tuhan, berjalanh di jalan itu, maka Anda akan sampai pada kesuksesan.

 

By: Pdm.Rapi Gultom, S.Th




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)