Selasa, 10 Oktober 2017 - 08:15:54 WIB
PENCAPAIAN VERSUS HIDUP BERMAKNA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ibadah Raya - Dibaca: 21 kali

PENCAPAIAN VERSUS HIDUP BERMAKNA

Dengan penebusan darah Yesus Kristus kepada kita, maka kita menjadi dibenarkan dan kita diselamatkan, memiliki hidup yang kekal, sorgapun disediakan bagi kita. Harga kita dalam hal ini, sangatlah tinggi, yaitu seharga Darah Yesus. Harta dunia tidak mampu menebus kita, hanya satu yang layak menebus kita yaitu, Darah yang tiada cacat cela, yaitu Darah Yesus Kristus. Rasul Petrus berkata demikian: “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa (Roma 5:8). Dengan menghayati kebaikan Kristus kepada kita yang disampaikan dalam ayat ini, patutlah kita bersyukur atas anugerah-Nya. Kristus mengasihi kita bukan ketika kita telah mencapai suatu keberhasilan (sukses), dan bukan karena kita sudah benar dan sempurna. Dia mengasihi kita ketika kita dalam kondisi berdosa, gagal total, tidak berharga, tidak ada yang bisa kita banggakan.

Dengan penebusan darah Yesus Kristus kepada kita, maka kita menjadi dibenarkan dan kita diselamatkan, memiliki hidup yang kekal, sorgapun disediakan bagi kita. Harga kita dalam hal ini, sangatlah tinggi, yaitu seharga Darah Yesus. Harta dunia tidak mampu menebus kita, hanya satu yang layak menebus kita yaitu, Darah yang tiada cacat cela, yaitu Darah Yesus Kristus. Rasul Petrus berkata demikian: “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat “ (1 Pet 1:18-19).

Dengan kesadaran bahwa kita berharga Dkarena penebusan darah Yesus Kristus, dan harga kita seharga Darah Yesus, maka kita perlu bijak dalam menilai keberhargaan kita. Tidaklah tepat bahwa kita merasa berharga jika kita telah mencapai sesuatu, jika impian kita sudah terwujud, jika kita telah memenuhi standar kesuksesan menurut ukuran dunia, atau menurut ukuran budaya tertentu. Contoh, ada seorang Kristen yang sudah lama tinggal di sekitar Jakarta, belum bersedia pulang kampung sebelum punya mobil. Orang lain bisa menilai bahwa harga orang itu, seharga mobil. Pada hal harga Darah Yesus yang telah menebusnya jauh lebih tinggi dari harga mobil.

Kiranya kita tidak mencapai sukses karena motivasi supaya berharga. Hal itu akan membebani hidup kita. Ibrani 12:1, meminta agar kita menanggalkan semua beban, termasuk beban yang mengupayakan kesuksesan supaya dinilai berharga oleh orang lain. Karena kita sudah berharga sebelum kita sukses. Jika kita rindu mengejar sukses, marilah kita lakukan untuk kemuliaan Tuhan, bukan supaya kita lebih berharga dibanding yang lainnya.

Kedatangan Yesus ke dalam dunia, bukan lagi untuk mengejar sukses, melainkan membagi hidup, menyerahkan diri untuk tebusan dosa manusia. Dia tidak hidup untuk diri-Nya, melainkan hidup bermakna bagi orang lain.

Mengejar sukses tidak salah asal dengan motivasi yang benar. Terlebih jika kita mulai berpindah dari sekedar mengejar sukses kepada hidup yang bermakna. Orang lain tidak akan mengingat berapa banyak harta kekayaan kita, atau seberapa sukses hidup kita. Mereka hanya mengingat, apa yang pernah kita perbuat menolong/menyelamatkan/ memuridkan mereka. Biasanya, seseorang akan ingat apa yang kita berikan kepada mereka.

By : Pdt.Pieter.A.Napitupulu.A.Napitupulu 




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)