Rabu, 04 April 2018 - 08:46:25 WIB
MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ibadah Raya - Dibaca: 128 kali

MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR

Salah satu ciri-ciri penyembah yang benar adalah sengaja menyediakan waktu untuk berdoa (memuji dan menyembah Tuhan) serta membaca rman setiap hari. Banyak orang Kristen bergumul melakukan ini karena daging kita tidak suka untuk berdoa. Firman Tuhan berkata: “… roh memang penurut tetapi daging lemah” (Matius 26:41).

Namun ketika kita memaksakan diri kita untuk berdoa (memuji dan menyembah Tuhan) serta membaca rman-Nya setiap hari, itu berarti kita
sedang menyalibkan daging kita. Sama seperti seekor domba yang masih hidup yang akan dpersembahkan jadi korban, domba itu tidak meronta, dia merelakan dagingnya disembelih menjadi persembahan yang menyenangkan hati Tuhan.

Beberapa hari yang lalu kita mengenang kematian Yesus di kayu salib melalui Jumat Agung. Dia tidak berontak sekalipun dagingnya penuh luka bahkan sampai mati. Apakah kita rela daging kita salibkan melalui kita menyediakan waktu untuk berdoa kepada Tuhan. Mungkin jam tidur kita jadi berkurang sedikit, mungkin waktu untuk menonton televisi jadi berkurang, tetapi itu semua seperti menyembelih keinginan daging kita dan itu sangat menyenangkan hati Tuhan.

Beberapa ciri Penyembah yang Benar berdasarkan Mazmur 24:3-6 Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri
di tempat-Nya yang kudus? "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia. Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela Gunung yang kudus dan tempat yang kudus adalah gambaran kehadiran
Tuhan dalam penyembahan kita. Dari ayat di atas dapat disimpulkan ciri-ciri penyembah yang benar:

1. Bersih tangannya (ayat.24)
Tangan adalah gambaran perilaku atau perbuatan. Jadi seorang penyembah yang benar harus memiliki perilaku atau perbuatan yang benar. Apakah perilaku kita sudah benar?

2. Hatinya murni (memiliki hati yang benar) (ayat 24)
Tidak seorangpun mengetahui apa isi hati sesamanya. Namun sebenarnya isi hati bisa tercermin dari beberapa hal, yaitu: 
· Pikiran dan perbuatan. Perbuatan atau perilaku seseorang tercermin dari isi hatinya (Markus 7:21-22)
· Perkataan (Matius 15:18)
· Pemberiannya kepada Tuhan (Lukas 12:34)
Seorang penyembah yang benar harus memiliki hati yang benar. Apakah kita sudah memiliki hati yang benar?

3. Tidak menyerahkan diri kepada penipuan (ayat 24)
Seorang penyembah benar harus hidup jujur, tidak ada kebohongan, tidak ada penipuan. Apakah kita sudah menjadi orang yang jujur?

4.Tidak bersumpah palsu (ayat 24)
Seorang penyebah yang benar harus memiliki integritas dan juga perkataan yang benar. Apakah kita sudah menjadi penyembah yang benar?

Berkat bagi seorang Penyembah Benar

Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia. Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.

Seluruh jemaat GPI Petra, mari kita menjadi penyembah-penyembah benar, yang menyembah Bapa dan roh dan kebenaran.

By: Pdm.Rapi Gultom




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)