Rabu, 04 Juli 2018 - 08:58:42 WIB
BERTUMBUH MENUJU KESEMPURNAAN 1
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ibadah Raya - Dibaca: 86 kali

BERTUMBUH MENUJU KESEMPURNAAN

Bulan Juni kemarin, kita baru saja merayakan HUT GPI Petra ke 29 tahun. Seseorang yang berusia 29 tahun tahun biasanya sudah cukup dewasa, sudah menikah dan memiliki keturunan dan lain sebagainya. Kehendak Tuhanlah supaya kita semakin terus bertumbuh menjadi dewasa atau sempurna. Kolose 1:28 berkata, “Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.” 1 Korintus 13:9, berkata: “Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah dan kamu kuat. Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna”, dan masih banyak ayat-ayat lainnya yang menjelaskan bahwa kehendak Tuhanlah kita terus mengalami pertumbuhan sampai sempurna.

Tetapi kenyataannya, banyak anak-anak Tuhan, sekalipun secara usia sudah lama menjadi Kristen, namun sesungguhnya banyak diantara mereka yang masih menjadi kanak-kanak rohani. Ibrani 5:12 menasihatkan seluruh orangorang Kristen dengan berkata: “Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras”. Rasul Paulus juga menasihatkan jemaat yang ada di Korintus, sekalipun mereka kaya akan karunia-karunia roh, namun mereka adalah Kristen duniawi, 1 Korintus 3:1-4, “Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya. Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos, “bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?”.

By : Pdm.Rapi Gultom, S.Th




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)